Integrated Photo Thermal Solar Energy Harvester: Inovasi Pembangkit Listrik Hybrid Tenaga Surya Sebagai Solusi Alternatif Penyediaan Listrik Rumah Tangga Di Kabupaten Sumenep

  • 0

Integrated Photo Thermal Solar Energy Harvester: Inovasi Pembangkit Listrik Hybrid Tenaga Surya Sebagai Solusi Alternatif Penyediaan Listrik Rumah Tangga Di Kabupaten Sumenep

Category : Kompetisi

Berbagai macam bentuk aktivitas di masyarakat dan sektor industri nasional, sangat bergantung pada ketersediaan energi listrik. Permintaan terhadap energi listrik pun semakin hari semakin meningkat. Rasio elektrifikasi Indonesia
per September 2013 sebesar 80.1 %, masih terdapat 19.9 % masyarakat Indonesia yang belum mendapatkan suplai listrik. Untuk rumah tangga, terdapat 12.5 juta kepala keluarga yang belum mendapatkan listrik. Sebesar 20 % keluarga yang belum mendapatkan listrik tersebut, tersebar merata diseluruh Indonesia, salah satunya yaitu di Pulau Madura (Jarman, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, 2013). Kepala Keluarga (KK) yang terdata di Pulau Madura berjumlah 219.439 KK. Namun, sekitar 129.522 KK belum dapat merasakan manfaat listrik
negara dikarenakan rasio elektrifikasinya hanya berada pada kisaran 59,02% dan merupakan tingkat terendah di Propinsi Jawa Timur (sumenep.go.id, 2014). Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa, dalam sumenep.go.id (2014), rasio elektrifikasi daerah Kabupaten Sumenep adalah 48,67%. Rendahnya rasio elektrifikasi di Pulau Madura khususnya Kabupaten Sumenep adalah akibat kecilnya jumlah KK di satu desa, sedangkan jarak antar desa cukup jauh. Perusahaan Listrik Negara (PLN) hanya menyalurkan listrik
apabila terdapat pelanggan baru sejumlah 2200VA untuk setiap tiang distribusinya karena alasan teknis dan perhitungan biaya investasi. Jumlah pembangkit di Pulau Madura masih tergolong sedikit kapasitasnya, sehingga kebutuhan listrik masih harus ditopang oleh pembangkit di Pulau Jawa. Untuk rasio elektrifikasi di Pulau
Jawa sendiri masih belum mencapai 100% (www.jpnn.com, 2013). Pemerintah Kota Sumenep sudah merencanakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan sistem terpusatkan pada tahun 2014.

Permasalahannya, letak rumah dan desa yang saling berjauhan membuat rencana pembangunan PLTS ini belum dapat menjangkau seluruh kebutuhan kelistrikan pada desa terpencil ataupun yang memiliki kepadatan penduduk sangat rendah. Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) juga belum menjadi solusi yang tepat untuk menjawab kebutuhan kelistrikan wilayah Sumenep. Selain konsumsi bahan bakar minyak yang semakin mahal, dan jangkauannya yang kecil jenis pembangkit ini juga menghasilkan gas buang yang membahayakan lingkungan. Disisi lain, Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang memiliki intensitas sinar matahari hampir 10 jam perhari sepanjang tahun termasuk di Kabupaten Sumenep. Menurut data dari World Solar Insolation Values (2014), Indonesia mempunyai intensitas energi matahari sebesar 4.0-4.9 kWh/m2. Hal ini sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai sumber energi listrik alternatif. Oleh karena itu, Integrated Photo Thermal Solar Energy Harvester (IPTSEH) yang merupakan inovasi pembangkit listrik tenaga surya mampu memberikan sebuah solusi alternatif untuk memenuhi kebutuhan listrik khususnya di daerah yang sulit dijangkau listrik pemerintah seperti di Sumenep.
IPTSEH, pembangkit listrik dengan cara mengkonversikan dua energi yang dihasilkan oleh matahari yaitu energi foton dan energi termal. IPTSEH dirancang sebagai pembangkit listrik mandiri pada masing-masing rumah. Selain bersifat stand alone, kelebihan dari alat ini juga tidak memerlukan biaya operasional, dan ramah lingkungan karena alat ini hanya memanfaatkan energi matahari sebagai sumbernya. Alat ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga skala menengah ke bawah secara mandiri.


Jejak Prestasi

Juara 1 LCEN ITS 2015
Juara 1 Writing Competition Beswan Djarum 2015
Juara 1 LKTI Forum Kajian Islam dan Sains Teknologi 2014
Juara 3 LKTI Nasional Physics Competition 2015
Juara 1 Lkti Untad 2015
YRA ICSER 2015
Juara 2 LKTI AEE FTP 2015


Pemilik Karya

Moh. Malik Afandi | 2212100092

Contact: 085739098651 : Afandi.malik@gmail.com


Leave a Reply