Category Archives: Kompetisi

  • 0

STARJOUST : DUEL

Category : Kompetisi

Local multiplayer where two people shoot each other in 90 seconds to gain the highest score and to win the game


Jejak Prestasi

10 Besar IPB Game Dev Competition


Pemilik Karya

Ilham Cahya Suherman | 5215100043


  • 0

Bee Honey Couple Shoes

Category : Kompetisi

Desain sepatu couple yang teinspirasi dari madu dan lebah. Dimana Queen bee membuat sebuah sarang dengan ikatan segi enam untuk menyimpan madunya. Ikatan segi enam ini merupakan ikatan terkuat, karena memiliki fleksibilitas yg baik namun tetap dalam ikatan. Hal ini seperti sebuah ikatan cinta yang kuat dan fleksibel.


Jejak Prestasi

Juara Umum Lomba Desain Sepatu couple nasional 2016 oleh Ardiles


Pemilik Karya

Faizal Rezky Dhafin | 3414100076


Contact :

Faizal | 089675889571

faizalrezky17@gmail.com


  • 0

Clog Shoes

Category : Kompetisi

Sepatu olah raga yang mengadopsi bentuk dari alas kaki tradisional yaitu bakiak atau terompah


Jejak Prestasi

Juara 3 IFCA Kategori Sepatu Sport


Pemilik Karya

Sayyaf Muhammad Nafis | 3416100102


Contact :

Sayyaf | 089676763555

sayyafnafis@gmail.com


  • 0

Oriura

Category : Kompetisi

Penerapan teknik origami miura pada media pot tanaman sebagai dekorasi sudut ruangan


Jejak Prestasi

Juara 2 Gramedia Pot Innovation Challenge 2016


Pemilik Karya

Muhammad Amtsal Hilmy Abiyyu | 3415100090


Contact :

Amtsal | 85727789377

muhammad.amtsal@gmail.com


  • 0

Biodiesel Biji Alpukat

Category : Kompetisi

Pemanfaatan Limbah Biji Buah Alpukat (Persea americana) Menjadi Biodiesel dengan Metode Ekstraksi dan Transesterifikasi Menggunakan Katalis Kalsium Oksida (CaO) dari Limbah Cangkang Kerang Laut (Anadara grandis)


Jejak Prestasi

Juara 2 LKTIN Reaction ITS Surabaya

Juara 2 LKTIN GALAKSI UNESA Surabaya

Best Presentation LKTI GALAKSI UNESA


Pemilik Karya

Filo Sofia Kamila M. | 2315030064


Contact :

Filo | 085706815121

filok416@gmail.com


  • 0

Cryogenic Distillation for Natuna CO2 Rich Gas Processing to Prevent CO2 Collateral Effect

Category : Kompetisi

Indonesia has one of the biggest gas field in the world located in Natuna, Riau Island province, Indonesia. The estimated resource of the East Natuna field is around 222 trillion cubic feet while 71% of it is CO2 which is to be around 158 trillion cubic feet. For Most of the cases for high carbon dioxide concentration gas field, oil and gas companies can not justify their cost for production due to high capital and operational cost for CO2 gas processing. Having CO2 output product at high pressure is very demanding to reduce both overall investment cost and operating cost for CO2 injection as also preferable for natural gas storing. Cryogenic CO2 capture process is a physical treatment of CO2 removal process that separate CO2 and hydrocarbon gases with their relative volatility. Physical process tend to be more reliable for abundant amount of gas reserved with high concentration of CO2 , that required no chemical solvent and produce high pressure output. The final result is the CO2 in a high-pressure stream. Cryogenic has some advantage of use for natuna gas processing, including (a)It provides reliable cost than other technology for rich CO2 gas, (b) It doesn’t need additional refrigerant due to high amount of CH4 and CO2 in Natuna, (c) It makes underground storage more viable because of the final high pressure of CO2 output. This paper simulate the cryogenic process from Natuna’s gas field gas composition with ASPEN HYSY-Peng Robinson. This simulation manage to reduce the CO2 concentration from initial value 71% to 3.6% and fully separate heavy hydrocarbon gases(CH3 – CH6) from CO2 . This paper required more complex calculation and simulation, this paper only focus to separate CO2 that doesn’t include the refrigeration cycle and other impurities removal.


Jejak Prestasi

Juara 3 Paper Competition (Integrated Petroleum Week 2017))


Pemilik Karya

Dany Destyawan Anwar | 2314100135


  • 0

Konversi Sampah Menjadi Listrik Melalui Proses Insinerasi Sebagai Solusi Terintegrasi Permasalahan Energi dan Lingkungan Dalam Upaya Mendukung Implementasi Smart City Di Surabaya

Kebutuhan energi Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya sementara sumber energi utama yaitu bahan bakar yang berasal dari fosil seperti batu bara, minyak dan gas bumi jumlahnya semakin menipis. Untuk itu, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No.79/2014 tentang Kebijakan Energi Nasional, adanya pengembangan energi baru dan terbarukan sangatlah diperlukan. Di sisi lain, sampah yang produktivitasnya semakin meningkat sangat berpotensi untuk menjadi sumber energi terbarukan. Surabaya, kota dengan predikat metropolitan ini memiliki permasalahan dengan tata kelola sampahnya dimana jumlah timbunan sampah rata-rata perharinya adalah 9234.08 m3 sedangkan jumlah sampah yang dapat dikelola hanya sekitar 77% dari total sampah yang diproduksi harian. Dan diperkirakan jumlah ini akan terus meningkat hingga mencapai lima kali lipatnya pada tahun 2020. Dengan besarnya produktivitas sampah Kota Surabaya dan terbatasnya lahan TPA, proses insinerasi merupakan pilihan yang tepat untuk dijadikan metode pemnfaatan sampah menjadi sumber energi karena proses ini dapat mereduksi volume sampah hingga 90% secara higenis, menghasilkan listrik dalam jumlah besar yaitu 55.210 MW per hari, dan tidak merusak lingkungan karena dilengkapi dengan unit flue gas treatment yang akan menyerap gas-gas beracun dalam flue gas sebelum dilepaskan ke lingkungan. Pada plant insinerasi, sampah yang telah dikumpulkan akan melalui proses pre-treatment berupa proses drying agar didapatkan sampah sesuai dengan spesifikasi. Sampah kemudian akan dibakar dimana panas hasil pembakaran akan digunakan sebagai pemanas steam yang berguna untuk menggerakan turbin pada generator penghasil listrik. Sisa pembakaran (bottom ash) mengandung sisa logam dan abu yang dapat di-recycle dan digunakan sebagai material bangunan. Selama ini, kendala terbesar dalam proses insinerasi sampah adalah pada asap hasil pembakaran yang menghasilkan gas CO2 dan SO2 dalam jumlah besar, dimana kedua gas ini bersifat berbahaya dan dapat mengakibatkan efek rumah kaca. Oleh karena itu, pada plant insinerasi ini akan dilengkapi dengan unit flue gas treatment yang akan menyerap SO2 melalui proses dry scrubbing dalam bag filter menggunakan Ca(OH)2 dan menyerap CO2 melalui proses absorbsi menggunakan MDEA sehingga gas yang dilepas ke lingkungan telah bersih dari unsur berbahaya. CO2 yang terserap dalam MDEA dapat dijadikan bahan baku pembuatan dry ice, methanol dan sebagainya serta MDEA dapat diregeerasi kembali dalam unit recovery material yang terintegrasi dalam plant insinerasi ini. Sistem ini merupakan salah satu alternatif sumber energi yang dapat diaplikasikan di Kota Surabaya dalam upaya mewujudkan implementasi Smart City dimana berdasarkan study kelayakan, plant ini memiliki nilai Net Present Worth sebesar Rp854,152,304,717 dengan Pay Back Period selama 4.6 tahun dan Return on Investment sebesar 51.18%.


Jejak Prestasi

Juara 1 Karya Tulis Ilmiah (SMART INNOVATION OF WRITING (Sub-Event Engineering Physics Week 2017)), Best Maket


Pemilik Karya

Ilham Dito Prasetyawan | 2313100028


  • 0

Bioetanol Daun Nanas

Category : Kompetisi

Pemanfaatan Limbah Daun Nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) Menjadi  Eco-Friendly Renewable Energy dengan Metode Fermentasi Kombinasi Saccharomyces cerevisiae dan Pichia stipitis, dan Distillation Process


Jejak Prestasi

Juara 2 LKTIN Reaction ITS Surabaya

Juara 2 LKTIN GALAKSI UNESA Surabaya

Best Presentation LKTI GALAKSI UNESA


Pemilik Karya

Deni Alek Sandy | 2315030063


Contact :

Deni | 085708878176

denialsan97@gmail.com


  • 0

Biofuel: Eco-friendly Renewable Energy made from Water Hyacinth (Eichhornia crassipes) and Plastic (Polyethylene) using Fermentation Method and Thermal Cracking

Category : Kompetisi

The demand of fossil fuels in the world including in Indonesia are increasing at alarming rate and running ahead of supply. This energy crisis has forced the world especially Indonesia to develop a renewable energy. Water hyacinth (Eichhornia crassipes) is an aquatic plant with a very high growth rate which removes nutrient elements from water and the causes of eutrophication. Nevertheless, water hyacinth potentially to be processed become bioethanol due to its contain of 48% hemicellulose, 18% cellulose and 4% starch. Eichhornia crassipes’s lignocellulose processed into fermented glucose by using Saccharomyces cereviciae, which then readily processed into ethanol. Based on Chromatography Gas analysis, pure ethanol obtained in this experiment reached 87.24%. According to statistics of Indonesian domestic waste, plastic garbage lies on the second rank of whole garbage that is 5.4 million tons per year, of which 30% of the total plastic used is LDPE (Low Density Polyethylene). LDPE to be processed become liquid hydrocarbons by using thermal cracking. At a temperature of 550ºC, polyethylene will decompose and through the fractional distillation will be obtain the liquid fuel.


Jejak Prestasi

Juara 1 Biofuel Category (3rd International Biotechnology Competition and Exhibition 2017)

Juara 2 (Fracture Fluid Challenge (China International Student Petroleum Forum))

Juara 2 (OIL RIG DESIGN COMPETITION of Borneo Oil and Gas Symposium 2017)


Pemilik Karya

Putu Adhi Rama Wijaya | 2314100058

Dian Yudicia | 2315100119

Gregorius Whisnu Gautama Bevito | 2315100145


  • 0

Warok The Reog Warrior

Category : Kompetisi

Sebuah desain karakter game yang terinspirasi dari salah satu penari dalam kesenian Reog Ponorogo yaitu Warok. Dimana di dalam cerita tersebut warok adalah seorang pelindung dri reog. Pemilihan karakter ini bertujuan untuk mengingatlan pada generasi anak” bahwa reog ponorogo harus di lindungi bersama”. Karena merupakan sebuah kesenian khas indonesia.


Jejak Prestasi

Juara 1 lomba Animation Challeng: IP Character oleh event DXC #1 oleh FSRD UNS (Universitas Negeri Sebelas Maret)


Pemilik Karya

Adam Maulana Albar Rachman | 3114100130


Contact :

Adam | 081615411636

adamalbar84@gmail.com