Monthly Archives: July 2016

  • 0

HEBoMine (Herbal of Medicine): Inovasi Pembuatan Obat Luka Berbahan Daun Binahong Dan Biji Mahoni Dengan Metode Ekstraksi Dan Destilasi

Category : Riset Lebih Lanjut

Pada penelitian bertujuan untuk memanfaatka daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) memiliki khasiat obat tradisional sebagai antibakteri, sedangkan biji mahoni mengandung flavonoid yang berguna sebagai antioksidan untuk menyingkirkan radikal bebas.


Jejak Prestasi

PKM 27 (Terdanai)


Pemilik Karya

Laili Ellya Fauziyah | 2313030010

Contact: 085732227423 | laili.3llya@gmail.com


  • 0

STEGS (Stirling Engine Generator System)

Sistem pembangkit listrik alternatif yang mandiri dengan penggerak utama berupa mesin stirling yang dapat memanfaatkan berbagai sumber panas atau bahan bakar. Pada generasi kedua dibberi nama STICKS (Stirling Engine With Tracking System) dimana memanfaatkan energi panas matahari  dan memadukan antara stirlling engine dan tracking system dan dapat menghasilkan tegangan 12 DC dn 220 VAC sehingga dapat memenuhi kebutuhan dasar listrik.


Jejak Prestasti

PKM 27 (Didanai)

Juara 1 National ELectric Festival oleh UI

Juara 2 National Competition 2016 oleh PPNS


Pemilik Karya

Vebby Arga Pradana | 2414105045

Contact: 085731268882: vebby.arga@gmail.com


  • 0

Integrated Photo Thermal Solar Energy Harvester: Inovasi Pembangkit Listrik Hybrid Tenaga Surya Sebagai Solusi Alternatif Penyediaan Listrik Rumah Tangga Di Kabupaten Sumenep

Category : Kompetisi

Berbagai macam bentuk aktivitas di masyarakat dan sektor industri nasional, sangat bergantung pada ketersediaan energi listrik. Permintaan terhadap energi listrik pun semakin hari semakin meningkat. Rasio elektrifikasi Indonesia
per September 2013 sebesar 80.1 %, masih terdapat 19.9 % masyarakat Indonesia yang belum mendapatkan suplai listrik. Untuk rumah tangga, terdapat 12.5 juta kepala keluarga yang belum mendapatkan listrik. Sebesar 20 % keluarga yang belum mendapatkan listrik tersebut, tersebar merata diseluruh Indonesia, salah satunya yaitu di Pulau Madura (Jarman, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, 2013). Kepala Keluarga (KK) yang terdata di Pulau Madura berjumlah 219.439 KK. Namun, sekitar 129.522 KK belum dapat merasakan manfaat listrik
negara dikarenakan rasio elektrifikasinya hanya berada pada kisaran 59,02% dan merupakan tingkat terendah di Propinsi Jawa Timur (sumenep.go.id, 2014). Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa, dalam sumenep.go.id (2014), rasio elektrifikasi daerah Kabupaten Sumenep adalah 48,67%. Rendahnya rasio elektrifikasi di Pulau Madura khususnya Kabupaten Sumenep adalah akibat kecilnya jumlah KK di satu desa, sedangkan jarak antar desa cukup jauh. Perusahaan Listrik Negara (PLN) hanya menyalurkan listrik
apabila terdapat pelanggan baru sejumlah 2200VA untuk setiap tiang distribusinya karena alasan teknis dan perhitungan biaya investasi. Jumlah pembangkit di Pulau Madura masih tergolong sedikit kapasitasnya, sehingga kebutuhan listrik masih harus ditopang oleh pembangkit di Pulau Jawa. Untuk rasio elektrifikasi di Pulau
Jawa sendiri masih belum mencapai 100% (www.jpnn.com, 2013). Pemerintah Kota Sumenep sudah merencanakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan sistem terpusatkan pada tahun 2014.

Permasalahannya, letak rumah dan desa yang saling berjauhan membuat rencana pembangunan PLTS ini belum dapat menjangkau seluruh kebutuhan kelistrikan pada desa terpencil ataupun yang memiliki kepadatan penduduk sangat rendah. Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) juga belum menjadi solusi yang tepat untuk menjawab kebutuhan kelistrikan wilayah Sumenep. Selain konsumsi bahan bakar minyak yang semakin mahal, dan jangkauannya yang kecil jenis pembangkit ini juga menghasilkan gas buang yang membahayakan lingkungan. Disisi lain, Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang memiliki intensitas sinar matahari hampir 10 jam perhari sepanjang tahun termasuk di Kabupaten Sumenep. Menurut data dari World Solar Insolation Values (2014), Indonesia mempunyai intensitas energi matahari sebesar 4.0-4.9 kWh/m2. Hal ini sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai sumber energi listrik alternatif. Oleh karena itu, Integrated Photo Thermal Solar Energy Harvester (IPTSEH) yang merupakan inovasi pembangkit listrik tenaga surya mampu memberikan sebuah solusi alternatif untuk memenuhi kebutuhan listrik khususnya di daerah yang sulit dijangkau listrik pemerintah seperti di Sumenep.
IPTSEH, pembangkit listrik dengan cara mengkonversikan dua energi yang dihasilkan oleh matahari yaitu energi foton dan energi termal. IPTSEH dirancang sebagai pembangkit listrik mandiri pada masing-masing rumah. Selain bersifat stand alone, kelebihan dari alat ini juga tidak memerlukan biaya operasional, dan ramah lingkungan karena alat ini hanya memanfaatkan energi matahari sebagai sumbernya. Alat ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga skala menengah ke bawah secara mandiri.


Jejak Prestasi

Juara 1 LCEN ITS 2015
Juara 1 Writing Competition Beswan Djarum 2015
Juara 1 LKTI Forum Kajian Islam dan Sains Teknologi 2014
Juara 3 LKTI Nasional Physics Competition 2015
Juara 1 Lkti Untad 2015
YRA ICSER 2015
Juara 2 LKTI AEE FTP 2015


Pemilik Karya

Moh. Malik Afandi | 2212100092

Contact: 085739098651 : Afandi.malik@gmail.com


  • 0

Aplikasi Cool Box Bertenaga Matahari Dengan Sistem Solar Tracker Berbasis Mikrokontroler Memanfaatkan Thermoelectric Cooler Sebagai Media Pendingin Untuk Mempertahankan Kualitas Kesegaran Ikan Hasil Tangkapan Nelayan Tradisional Kenjeran

Potensi perikanan yang luar biasa membuat produksi perikanan tangkap Indonesia meningkat tiap tahunnya. Namun, peningkatan produksi ini tidak didukung oleh kualitas ikan yang ditangkap, karena ikan yang ditangkap mengalami penurunan kualitas kesegaran setelah ditangkap berhari-hari sebelumnya. Seperti yang terjadi pada nelayan Pantai Kenjeran, Surabaya. Untuk mengatasi masalah ini pada umumnya nelayan Kenjeran menggunakan es balok untuk menjaga kualitas ikan yang ditangkap, namun metode ini kurang efektif karena es mudah mencair dan penampungannya di kapal tradisional yang memakan banyak tempat. Selain itu terdapat metode Refrigerated Sea Water (RSW), namun teknologi ini sangat mahal dan tidak cocok untuk diimplementasikan di kapal nelayan tradisional. Untuk itu dirancanglah cool box bertenaga matahari berbasis solar tracker, sebuah kotak pendingin bertenaga matahari dengan menggunakan thermoelectric cooler sebagai media pendingin dan berbasis mikrokontroler. Pada sistem ini matahari merupakan sumber energi utama yang cahayanya dikonversikan menjadi energi listrik oleh photovoltaic. Pada photovoltaic dipasang sistem solar tracker untuk meningkatkan daya yang dihasilkan photovoltaic. Energi yang dihasilkan tersebut dikontrol oleh charge controller sebelum disimpan dalam baterai. Dari baterai ini disuplai daya untuk thermoelectric cooler yang nantinya dapat mendinginkan ruang penyimpanan ikan. Suhu kotak pendingin dilaporkan secara real time melalui display yang diatur oleh mikrokontroler. Dengan inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas ikan yang telah ditangkap dan disimpan oleh nelayan Kenjeran, sehingga ikan dapat memiliki nilai jual tinggi di pasaran tanpa menggunakan metode pengawetan yang kurang efisien dan mahal.


Jejak Pretasi

Juara 1 Energy paper Competion, Univ Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah
Finalis PINNISI, UNDIP, Semarang, Jawa Tengah; Juara 1 Indonesia Student Reserch Festival, UPI, Bandung, Jawa Barat; Juara 1 Call For Paper Oceanovolution 2016, ITB, Bandung, Jawa Barat; Juara 2 Lomba Karya Energi terbarukan HUT Gresik 2016; Juara 2 Islamic Paper Competition 2016, LDJ KINI Teknik Kimia ITS; Finalis Lomba Karya Cipta Nasiona PPNS 2016


Pemilik Karya

Rizki Mendung Ariefianto | 2213100097

Contact: cakmendung97@gmail.com


  • 0

BBC (Baggase Bamboo Concrete) Pemanfaatan Limbah Serat Tebu (Sugarcane Bagasse) dan Serat Bambu Sebagai Material Penyusun Beton Berserat Alami

Category : Riset Lebih Lanjut

Kombinasi ampas tebu (sugarcane bagasse) dan serat alami pada bambu sebagai material penyusun beton untuk memperbaiki sifat mekanik pada beton terhadap tekan dan tarik belah


Jejak Prestasi

JUARA 1 FIBROUS CONCRETE COMPETITION UM 2015


Pemilik Karya

Abdul karim yasin | 3113030109

Contact: 085733727227 : abdul.quint@yahoo.com